Anda punya panggilan untuk imamat atau membiara?

SDB-INA, Wisma SDB-Jakarta (13/08/2019) – Hari Minggu, 11 Agustus baru-baru ini punya sepotong cerita. Di biara SDB, Wisma Salesian Don Bosco – Sunter, Jakarta Utara, ada satu pertemuan. Dua pemuda berusia 23 dan 21 tahun melakukan sebuah kunjungan yang ada kaitannya dengan pembuatan disermen untuk menentukan panggilan hidup.

Dapat terlihat di wajah mereka, kalau kunjungan ini bukan biasa-biasa seperti umumnya orang muda datang ke sini untuk bermain atau sekedar mengisi waktu luang. Wajah mereka ceria, sopan dan religius. Gerak tubuh mereka menggambarkan pribadi-pribadi yang sedang mencari tahu sesuatu yang serius. Namun mereka tidak memberitahu nama lengkapnya. Mereka ingin dikenal saja dengan sebutan “Bro K” dan “Bro T”.

Pastor yang sempat berbicara singkat dengan mereka bertanya:

Anda punya panggilan untuk imamat atau membiara?

Wajah keduanya sedikit gugup. Tapi mereka memang harus berani untuk mengungkapkan sesuatu sebagai jawabannya. Salah satunya yang bernama “Bro T” kemudian menjawab:

Seperti itulah Romo. Kami ini seperti pengembara yang sedang mencari kepastian jalan untuk dilalui dan rumah yang akan kami tujui. Kami tidak saling kenal sebelumnya, namun karena bersama-sama sebagai pengembara, akhirnya kami bersyukur dapat bertemu di sini.

Ada aspek kebetulan yang diucapkan oleh “Bro T”. Mereka kebetulan merasakan dibimbing dalam jalan yang sama menuju ke SDB. Namun lebih daripada kebetulan adalah sebuah kepastian. Baik “Bro K” maupun “Bro T”, mereka sama-sama menyadari dirinya sebagai pencari jawaban atas panggilan hidupnya. Kepastian ini ada di dalam diri setiap orang yang punya kehendak bebas dan baik.

Lalu imam SDB itu memberikan mereka suatu pesan, bahwa kalau Anda punya panggilan untuk imamat atau membiara, lakukanlah langkah-langkah konkret ini yang dulu para rasul Yesus sudah perbuat. Datang dan lihat. Dengarkan cerita mereka yang sedang menjalani cara hidup demikian. Bacakan apa yang tertulis tentang mereka. Nikmati suasana di dalam rumah mereka.

Meskipun peristiwa datang untuk melihat, mendengar, membaca dan merasakan masih sebagai proses awal, semoga pengalaman itu menambah koleksi proses pencarian tersebut. Jika koleksinya itu memang mengerucut dan menuntun Anda untuk menentukan pilihan, lakukan segera dan jangan menundanya. That’s life, that’s vocation!

Bagi “Bro-Bro” yang lain ingin mengalami seperti “Bro K” dan “Bro T”, pintu SDB terbuka. Anda dijamin senang dan terkesan.

Please Share:

Yuk, berikan tanggapan atau pertanyaan!

Alamat email Anda akan dirahasiakan. Wajib diisi untuk kolom yang bertanda *