get in touch
S D B I N D O N E S I A

Kaum Muda yang berhati Gembala

Dalam Injil hari ini, Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Gembala yang Baik, yang mengenal domba-domba-Nya dan rela memberikan nyawa bagi mereka. Bagi kaum muda, ini adalah kabar yang sangat indah: Yesus mengenal setiap pribadi secara mendalam, mengasihi tanpa syarat, dan tidak pernah meninggalkan kita, bahkan saat kita merasa sendirian, gagal, atau tidak berharga. Di tengah dunia yang sering menilai dari penampilan, prestasi, dan popularitas, Yesus melihat hati kita dan berkata,

“Engkau berharga bagi-Ku.”

Semangat Don Bosco menghidupi wajah Yesus Sang Gembala Baik itu. Don Bosco percaya bahwa setiap anak muda dicintai Tuhan dan memiliki kebaikan dalam hatinya. Karena itu ia mendampingi kaum muda dengan kasih, kesabaran, dan sukacita. Pesan ini sangat relevan: kaum muda tidak dipanggil untuk hidup tanpa arah, tetapi dipanggil untuk mendengarkan suara Gembala, yaitu suara Tuhan yang menuntun kepada hidup yang penuh makna. Dunia menawarkan banyak “suara”—popularitas, kesenangan instan, tekanan teman sebaya—tetapi hanya suara Tuhan yang membawa damai sejati.

Hari ini, Yesus mengajak kaum muda bukan hanya menjadi “domba” yang dicintai, tetapi juga menjadi gembala bagi sesama: hadir bagi teman yang terluka, membawa semangat bagi yang putus asa, dan menjadi tanda kasih Tuhan di lingkungan sekitar.

Seperti Don Bosco, orang muda dipanggil untuk menjadi pembawa harapan. Menjadi muda berarti menjadi terang, berani mengasihi, berani peduli, dan berani hidup bagi sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri. Sebab hati muda yang berjalan bersama Tuhan akan menjadi kekuatan besar untuk mengubah dunia.

Leave A Comment

Subscribe to our newsletter

    Working hours
    Contact information