Misionaris Muda ke Papua Nugini

“Berita Salesian Don Bosco Indonesia” edisi 12 September

Untuk menjawab perintah Yesus “Bertolaklah lebih dalam” di jalan panggilan hidup membiara dan pembinaan menuju imamat, frater Paulus “Noce” Bataona SDB (24 tahun) memilih panggilan sebagai seorang misionaris. Di awal tahun ajaran baru versi Indonesia, ia mendapatkan perutusan dari pimpinan Kongregasi SDB di Roma untuk menjadi misionaris Salesian di Papua Nugini. Putera Lamalera-Lembata di provinsi NTT ini sudah menyelesaikan pendidikan filsafatnya di Jakarta sekitar setahun yang lalu, dan menjalankan praktek orientasi pastoral (TOP) di komunitas SDB Sumba selama satu tahun. Dengan penugasan baru sebagai misionaris, yang paling pertama ia akan lakukan ialah melanjutkan TOP-nya di Papua Nugini, sebuah tugas yang masih harus dilakukan sesuai dengan peraturan Kongregasi. Frater Noce berangkat dari Jakarta pada hari Senin 10 September dengan transit di Denpasar untuk menuju ke Port Moresby, ibukota Papua Nugini. Provinsial SDB di Papua Nugini, Pastor Alfred Maravilla SDB menjemputnya di Bandara. Selamat bekerja frater Noce!

Sejalan dengan pemberian tugas-tugas baru oleh pimpinan Provinsi Indonesia di awal tahun ajaran baru 2018/2019 ini, komunitas rumah induk SDB Indonesia, Wisma Salesian Don Bosco-Jakarta Utara, mendapatkan pimpinannya yang baru. Pastor Vinsensius Prastowo SDB, yang sebelumnya adalah kepala SMK Santo Yusuf di Blitar-Jawa Timur, diangkat sebagai Rektor yang baru. Komunitas ini mempunyai perutusan utama ialah pembinaan para Salesian muda tingkat post-novisiat atau lazimnya para frater dan bruder yang sedang belajar Filsafat. Romo Pras, seperti biasanya ia dipanggil, menempati posisi yang ditinggalkan oleh Pastor Yosef Suban Ola SDB yang mendapatkan tugas baru sebagai pastor rekan di Paroki Santo Yohanes Bosco-Danau Sunter, Jakarta Utara. Pada hari Selasa petang di dalam ibadat sore di komunitas Wisma Salesian Don Bosco, Pastor Prastowo melakukan seremoni pembaharuan iman dan penetapan dirinya menjadi Rektor komunitas dengan disaksikan oleh Pastor Provinsial dan segenap anggota komunitas. Bersamaan dengan itu, Pastor Lino Belo SDB juga melakukan seremoni yang sama untuk secara resmi menjalankan tugasnya sebagai Wakil Provinsial. 

Memasuki tahun ajaran baru 2018/2019 ini, komunitas Salesain Don Bosco di Tigaraksa-Kabupaten Tangerang nampak berbenah dengan komposisi anggota komunitas dan penugasan-penugasan baru. Mungkin kata kunci untuk situasi dan gerakan saat ini dalam komunitas ini ialah regenerasi. Estafet diberikan kepada generasi baru yang punya energi dan semangat yang baru pula. Pastor Silverius Andang SDB yang baru saja selesai mengikuti workshop formator di Institut Roncali di Salatiga selama 28 Juli sampai 2 September, mendapatkan tugas baru sebagai magister novis yang baru. Posisi ini ditinggalkan oleh Pastor Andre Delimarta SDB yang mendapatkan penugasan baru sebagai pastor Paroki Santo Yohanes Bosco-Danau Sunter, Jakarta. Acara perpisahan dengan Pastor Andre dan serah terima tugas akan dilaksanakan pada hari Minggu 16 September. Imam baru tahun ini, Pastor Yulius Dadang SDB, masuk ke komunitas ini pada hari Selasa 11 September, sebagai perutusannya yang pertama setelah tahbisan imamatnya. Ia akan bertugas selain sebagai animator kegiatan rohani dan liturgi, juga menjadi staf pengajar di novisiat. 


Please Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *