Mengenali Tuhan Melalui Firman-Nya

Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Rabu Oktaf Paskah, 24 April 2019. Kisah Para Rasul 3, 1-10; Lukas 24, 13-35. Suara: Bernardinus sdb (renungan)

Renungan kita pada hari ini bertema: Mengenali Tuhan Melalui Firman-Nya. Perayaan kebangkitan Tuhan pada hari Minggu Paska merupakan suatu kesempatan paling istimewa untuk mengenali Tuhan kita Yesus Kristus sesungguhnya.  Kita tahu bahwa setelah kebangkitan, Yesus akan tetap hadir di tengah-tengah kita namun bukan lagi dalam bentuk tubuh duniawi, tetapi sebagai Roh yang menemani dan menjiwai hidup kita. Roh Tuhan itu mengungkapan diri dalam bentuk firman Tuhan yang disampaikan kepada orang-orang yang percaya, baik dalam wujud tulisan maupun lisan dan simbol. 

Yesus yang bangkit memastikan bahwa firman-Nya tetap menjadi bukti tak terbantahkan tentang kuasa dan kemurahan Tuhan bagi manusia. Firman Tuhan termanifestasi dalam setiap bentuk alat komunikasi di dalam kehidupan kita. Bahasa dan kata-kata menjadi alat paling fundamental bagi kita dalam menyampaikan pesan dan maknanya kepada orang lain. Di dalam semua agama, dan khususnya di dalam Kristen, firman Tuhan adalah sebuah pribadi yang berkomunikasi dan menyatakan diri supaya diketahui orang lain. Pribadi itu ialah Yesus Kristus. Sampai detik ini kita mengenali Tuhan melalui firman-Nya. 

Kekuatan firman Tuhan adalah kekuatan Tuhan sendiri. Kekuatan kebangkitan dan kehidupan harus menguasai hidup kita, sehingga yang berlawanan dengan kekuatan ini seperti kejahatan, kebodohan, dan kedosaan tidak memiliki kesempatan untuk menguasai hidup kita. Bersama dengan orang-orang yang tergabung dalam kalangan Gereja Perdana, kita yang sedang di dalam masa Paska ini kembali lagi memperkuat keyakinan kita bahwa melalui Sabda Tuhan Yesus Kristus yang bangkit, pembaharuan kualitas iman kita dimungkinkan.

Firman Tuhan Yesus yang bangkit datang kepada orang-orang yang bersedih, berduka, dan kehilangan harapan. Bersama dengan kedua murid yang sedang ke Emaus, ada begitu banyak orang saat ini sedang berada dalam kesulitan yang sama. Mereka akan bersuka cita dalam mengenali Tuhan Allah, ketika kesedihan, kedukaan dan putus asa mereka teratasi. Firman Tuhan juga merupakan kuasa ilahi yang berbelas kasih kepada orang-orang yang kurang informasi, tidak ter-updated, yang bodoh, dan yang tidak berpendidikan. Orang-orang ini memiliki hak asasi untuk diajarkan tentang kebenaran, keutamaan dan kebaikan, karena dengan demikian mereka dapat mengenali Tuhan dengan sesungguhnya. 

Firman Tuhan juga berperan dalam memperkuat iman mereka yang sedang mengalami krisis, terutama mereka yang kurang bersyukur dan meragukan penyelenggaraan Tuhan atas hidup mereka. Banyak orang goyah imannya ketika penderitaan dan sakit menimpa hidup mereka. Seperti orang lumpuh dan sakit yang mendapatkan kesembuhan dari Sabda dan doa kedua rasul Yesus, Firman Tuhan sungguh berperan untuk menyembuhkan dan menyelamatkan kita.

Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa… Ya Tuhan Yesus Kristus, mampukan kami untuk mengenali-Mu dalam setiap saat hidup kami. Kemuliaan… Dalam…  

Please Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *