Indahnya berkumpul dalam nama Tuhan

Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Rabu pekan biasa ke-19, 14 Agustus 2019; peringatan Santo Maksimilianus Maria Kolbe, iman dan martir. Ulangan 34, 1-12; Matius 18, 15-20. Suara: frater David sdb (bacaan) dan pastor Ambros sdb (renungan)

Renungan kita pada hari ini bertema: Indahnya Berkumpul Dalam Nama Tuhan. Kita selalu berkumpul dalam maksud dan konteks yang berbeda-beda. Tuhan Allah sangat mendukung ini dan pasti memberkatinya. Dan Ia tambahkan bahwa kalau dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya, ia pasti hadir bersama mereka. Pertemuan dalam nama-Nya umumnya kita maknai sebagai ibadat.

Berkumpul dalam nama Tuhan tentu saja berbeda dari pertemuan-pertemuan seperti temu kangen, bergosip ria, bersekongkol, bersenda gurau, dan masih banyak lainnya. Nyata sekali bahwa pertemuan-pertemuan tersebut tidak punya warna rohani atau ibadat. Ini tidak menggambarkan apa yang dikatakan oleh Injil tadi. Apalagi suatu rencana bersama yang jahat dan gosip di antara teman, pasti tidak memiliki kriteria suatu pertemuan dalam nama Tuhan.

Berkumpul dalam nama Tuhan memiliki beberapa unsur dasar, dan ini semua selalu kita lakukan dalam kehidupan kita bersama. Unsur penyebutan nama Tuhan merupakan yang paling kentara atau paling gampang. Doa yang singkat, seruan nama-Nya yang kudus, misalnya kesebelasan sepak bola lalukan sebelum pertandingan, ini adalah berkumpul dalam nama Tuhan. Di sini Tuhan disapa dan dimintai penyertaan-Nya, tentu bukan untuk maksud yang jahat atau jelek. 

Unsur berkumpul sebagai komunitas gerejani merupakan wujud yang paling formal, kuat dan berwibawa. Di sini ada perayaan-perayaan liturgis, sakramental dan berbagai ungkapan devosional. Tuhan datang dalam kuasa-Nya melalui sakramen-sakramen, atau Ia diundang kehadiran-Nya dan Ia memberkati kegiatan-kegiatan ini. Satu faktor penting yang menunjukan bahwa berkumpul jenis ini formal dan berwibawa ialah imam yang menjadi representasi Kristus sendiri. Tugas imam ialah menyambungkan umat Allah dengan Tuhan.

Unsur berkumpul yang berwujud kasih merupakan suatu ungkapan nyata, bagaimana Tuhan berbuat dan terlibat melalui bentuk-bentuk karya cinta kasih yang dilakukan secara bersama atau pribadi. Orang-orang berkumpul untuk merencanakan sebuah program pemberdayaan keluarga-keluarga miskin, dengan bendera Gereja, ini merupakan contoh bertemu dalam nama Tuhan. Suatu komunitas membahas bersama hubungan antar pribadi, termasuk dengan koreksi persaudaraan, itu juga bagian dari berkumpul dalam nama Tuhan. 

Intinya, Tuhan hadir di dalam berkumpulnya pribadi-pribadi orang beriman, yang melibatkan Dia sebagai bagian dari kehidupan dan pekerjaan-pekerjaan yang mereka lakukan, ini adalah prinsip pertemuan di dalam nama Tuhan.

Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa… Ya Tuhan Yesus Kristus, mampukanlah kami selalu di dalam kehidupan bersama kami tiap hari, khususnya ketika kami menjalankan kehendak-Mu secara bersama-sama, di mana Engkau sendiri hadir dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan kami. Kemuliaan… Dalam nama Bapa…

Please Share:

Yuk, berikan tanggapan atau pertanyaan!

Alamat email Anda akan dirahasiakan. Wajib diisi untuk kolom yang bertanda *