Berita terbesar

Bacaan dan renungan Sabda Tuhan Senin pekan PraPaskah ke-3, 25 Maret 2019; Hari Raya Kabar Suka Cita. Yesaya 7,10-14; 8,10; Ibrani 10,4-10; Lukas 1,26-38. Suara: Peter sdb (Injil dan renungan)

Tema renungan kita pada hari ini ialah: Berita Terbesar. Waktu terus berlalu yang di dalam setiap saatnya kita menemukan berita-berita yang tergolong paling meramaikan dunia komunikasi kita. Hari ini ada satu berita yang dianggap paling besar, tetapi besok berita terbesar lain akan menggantikannya. Ternyata tidak ada satu pun berita di dunia ini yang menjadi terbesar sepanjang masa. Media komunikasi sibuk dengan salah satu atau dua berita pada suatu saat tertentu, namun menjadi sepi ketika kehangatan berita itu mulai berlalu pergi.

Di dalam urusan rohani dan iman, berita terbesar bagi kita ialah kabar suka cita yang disampaikan oleh utusan surga, Malaikat Gabriel, kepada seorang perawan di Nazaret di Galilea (daerah Israel) yang bernama Maria. Kabar ini disebut sebagai berita terbesar karena mempunyai beberapa alasan, antara lain bahwa Gabriel sebagai salah satu malaikat agung yang menyampaikannya, kabar itu mengakhiri semua bentuk janji yang telah dibuat Tuhan dengan manusia sejak zaman Abraham, isi kabarnya ialah akan hadir Putera Allah yang menjelmah menjadi manusia dengan nama Yesus Kristus, dan kabar itu menandakan tema besar dalam sejarah keselamatan yang disebut inkarnasi. 

Di dalam kitab nabi Yesaya, kabar terbesar itu sudah diantisipasi dengan janji yang menggambarkan begitu persis tentang seorang perawan yang akan melahirkan seorang utusan Allah maha tinggi. Putera yang dilahirkan itu akan diberikan nama Emanuel, yang berarti Allah beserta kita. Janji ini menjadi nyata dengan peristiwa perawan Maria yang menerima kabar dari surga melalui Malaikat Gabriel. Tanggapan Maria atas kabar besar itu: Aku ini adalah hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu itu, merupakan sebuah tanggapan besar, yang menjadi standar tanggapan iman semua pengikut Kritsus. Kita semua sebagai anak-anak Bunda Maria menjadikan tanggapan iman ini sebagai kesanggupan kita untuk melakukan kehendak Allah sepanjang hidup kita.

Perayaan kabar suka cita hari ini membuat kita percaya bahwa berita terbesar di dalam hidup kita sehari-hari ialah tentang kedatangan atau kehadiran dan kebenaran. Berita yang ada di sekitar kita baik lisan, tulisan, maupun online tentang kehadiran, keberadaan, dan kedatangan diri kita sendiri atau sesama harus lebih diutamakan daripada berita tentang ketidak-adaan. Berita tentang kebenaran yang berisi kebaikan, keadilan, kedamaian, suka cita, dan keselamatan harus lebih diperbesar dan disebarkan, daripada tentang kebohongan, kekerasan, kehilangan, permusuhan, perang, dan terorisme. Berita terbesar bagi kita ialah tentang kebaikan dan kebenaran, bukan sebaliknya.

Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa… Tuhan maha besar, penuhilah diri kami dengan kabar suka cita tentang kebenaran-Mu. Semoga Roh-Mu membantu kami untuk melawan semua berita palsu dan bohong. Salam Maria… Dalam nama Bapa..

Please Share:

Yuk, berikan tanggapan atau pertanyaan!

Alamat email Anda akan dirahasiakan. Wajib diisi untuk kolom yang bertanda *